Kabinet Saudi Menyetujui Kerangka Strategis Untuk Meningkatkan Investasi Asing Langsung (FDI)
Kabinet Saudi Menyetujui Kerangka Strategis Untuk Meningkatkan Investasi Asing Langsung (FDI)
Kabinet pemerintah Arab Saudi telah menyetujui kerangka kerja nasional komprehensif yang dirancang untuk merangsang investasi asing langsung (FDI). Langkah strategis ini meletakkan dasar bagi peningkatan kolaborasi ekonomi dengan bisnis global dan organisasi internasional. Hal ini juga sejalan dengan tujuan Visi 2030 jangka panjang Kerajaan , yang memprioritaskan diversifikasi ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan.
Menurut Kantor Berita Saudi (Saudi Press Agency ), arus masuk FDI ke Kerajaan mencapai rekor SAR 96 miliar (USD 25,6 miliar) pada tahun 2023, menandai peningkatan 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini menyoroti daya tariknya yang semakin meningkat sebagai tujuan investasi terkemuka.
Selain inisiatif investasi asing langsung (FDI), Kabinet juga membahas upaya diplomatik terkini, termasuk keterlibatan dengan para pemimpin global yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan sektoral. Di antara keputusan penting adalah keanggotaan Arab Saudi dalam Inisiatif Terobosan Semen dan Beton, yang diluncurkan pada Konferensi Perubahan Iklim PBB. Keputusan ini menggarisbawahi komitmen Kerajaan terhadap keberlanjutan dan tujuan iklim global, sejalan dengan agenda lingkungan yang lebih luas.
Di bidang teknologi dan inovasi, sebuah kesepakatan telah disetujui dengan Amerika untuk memajukan kerja sama dalam navigasi penerbangan sipil dan eksplorasi ruang angkasa secara damai . Kemitraan ini menyoroti kemampuan Arab Saudi yang semakin berkembang di industri teknologi tinggi dan komitmennya terhadap kolaborasi ilmiah internasional.
Dalam hal diplomasi regional, Kabinet meninjau kemajuan dalam inisiatif perdamaian dan upaya kesehatan global, khususnya melalui platform G20. Kabinet juga menyoroti kemajuan di bidang pariwisata, dengan Arab Saudi naik 15 peringkat dalam peringkat pendapatan pariwisata internasional tahun 2023, yang menegaskan posisinya sebagai pemimpin global di sektor pariwisata.
Selain itu, kesepakatan baru dengan Qatar diumumkan untuk mencegah pajak berganda dan menekan penghindaran pajak, yang mengarah pada peningkatan hubungan ekonomi di kawasan Teluk. Kesepakatan ini diharapkan dapat memfasilitasi investasi lintas batas yang lebih lancar, memposisikan Arab Saudi sebagai pusat utama perdagangan internasional.
Source : businessstartupsaudiarabia

%20-%20Buka%20Usaha%20di%20Arab%20Saudi%20-%20www.kimpas.or.id%20-%20089527124674%20-%201.png)

%20-%20Buka%20Usaha%20di%20Arab%20Saudi%20-%20www.kimpas.or.id%20-%20089527124674%20-%202.png)
