Permintaan Akan Layanan Pariwisata Di Arab Saudi Melonjak
Permintaan Akan Layanan Pariwisata Di Arab Saudi Melonjak
Arab Saudi telah menyaksikan peningkatan permintaan layanan pariwisata sebesar 108% menurut laporan Business Traveler baru-baru ini.
Akibatnya, nilai jasa pariwisata mencapai SAR 4,1 miliar (USD 1,1 miliar) selama semester pertama tahun 2022, yang mencakup pengeluaran dari wisatawan domestik, asing, dan lokal.
Laporan tersebut mencatat bahwa sektor perjalanan individu mengalami pertumbuhan triwulanan terkuat yang pernah ada, meningkat sebesar 175% dari tahun ke tahun, mencapai SAR 1,1 miliar (USD 290 juta). Sektor ini diprediksi akan bernilai SAR 4 miliar (USD 1,06 miliar) pada akhir tahun 2022.
Selain itu, sektor perjalanan korporat dan pemerintah mencatat pertumbuhan sebesar 27% dalam total nilai pemesanan kamar, meningkat menjadi SAR 600 juta (USD 160 juta) pada kuartal kedua tahun 2022. Di samping itu, segmen perhotelan menghasilkan pendapatan sebesar SAR 27 juta (USD 7,2 juta) - peningkatan sebesar 93% pada kuartal kedua tahun 2022 dibandingkan tahun lalu.
Pemberlakuan skema visa saat kedatangan (VOA) menyebabkan permintaan pariwisata masuk ke Arab Saudi mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Program ini memungkinkan pemegang visa yang sah dari Amerika Serikat, Inggris, dan wilayah Schengen untuk memasuki negara tersebut. Akibatnya, Discover Saudi, perusahaan manajemen destinasi negara tersebut, mencatat pertumbuhan nilai reservasi sebesar 50% yang mencapai SAR 24 juta (USD 6,4 juta) pada kuartal kedua tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.
Demikian pula, perjalanan Haji dan Umrah menghasilkan pendapatan sebesar SAR 10 juta (USD 2,67 juta) untuk kuartal kedua tahun 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh dimulainya kembali perjalanan keagamaan setelah larangan perjalanan terkait virus corona dicabut.
Sementara itu, sektor penyewaan mobil mencatat pertumbuhan positif pada pemesanan individu dan korporat. Pemesanan individu melalui aplikasi seluler penyewaan mobil Lumi dan gerai ritel di bandara dan lokasi utama di negara tersebut menyebabkan pendapatan meningkat 40% menjadi SAR 171 juta (USD 45,6 juta) pada kuartal kedua tahun 2022.
Business Start Up Saudi Arabia menawarkan jaringan ahli dan spesialis dalam siklus hidup bisnis. Kami dapat menawarkan keahlian dalam Riset dan Penilaian Pasar Arab Saudi, Studi Kasus Bisnis Arab Saudi , Pengembangan Model Bisnis Arab Saudi, Studi Kelayakan dan Rencana Bisnis Arab Saudi, Penataan Organisasi dan Operasional Arab Saudi, Sponsorship dan Kemitraan Arab Saudi , Pendirian Perusahaan Arab Saudi, dan lain-lain.
Source : businessstartupsaudiarabia





