Turki Dan Arab Saudi Dalam Perjalanan Untuk Menghidupkan Kembali Hubungan Setelah Kunjungan Tersebut

Turki Dan Arab Saudi Dalam Perjalanan Untuk Menghidupkan Kembali Hubungan Setelah Kunjungan Tersebut




Raja Salman dari Arab Saudi baru-baru ini menyambut Presiden Turki Tayyip Erdogan di istana al-Salam di kota Jeddah, Laut Merah.


Diharapkan kunjungan ini akan mengarah pada normalisasi hubungan setelah upaya intensif untuk memperbaiki hubungan yang tegang. Putra Mahkota Mohammed bin Salman menghadiri upacara tersebut sebelum mengadakan pertemuan empat mata dengan Presiden.




Raja Salman mengundang Erdogan ke Kerajaan dalam upaya memperkuat hubungan politik, militer, dan budaya. Para analis dan pejabat percaya bahwa hambatan politik untuk memulihkan hubungan dan mengakhiri boikot perdagangan tidak resmi telah dihilangkan. Dialog antara perusahaan sektor publik dan swasta telah dilanjutkan dan diharapkan perdagangan akan segera kembali ke tingkat sebelumnya.


Sebagai bagian dari pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Arab Saudi membahas bidang-bidang kerja sama yang saling menguntungkan dan bertukar pandangan tentang ekonomi, perdagangan, dan investasi dengan mitranya dari Turki. Mereka mempertimbangkan sektor-sektor termasuk kesehatan, energi, ketahanan pangan, pengeluaran pertahanan, dan keuangan.





Pendanaan dari Arab Saudi dapat membantu Turki meringankan perekonomiannya yang sedang lesu setelah krisis Lira meletus pada akhir tahun 2021. Sejak saat itu, negara tersebut telah mencari cara untuk mengurangi tekanan melalui kerja sama internasional.





Kerajaan Arab Saudi sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan jaringan pertukaran mata uang Lira yang sudah ada, yang saat ini bernilai SAR 1,05 triliun (USD 28 miliar). Jaringan tersebut sudah melibatkan Qatar, Tiongkok, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.




Source : businessstartupsaudiarabia




Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *