Startup di kawasan MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara) menggalang modal baru seiring pemerintah memajukan reformasi ekosistem.
Startup di kawasan MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara) menggalang modal baru seiring pemerintah memajukan reformasi ekosistem.
Gelombang Pendanaan Startup di Kawasan MENA
Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem startup di kawasan MENA (Middle East and North Africa) berkembang sangat pesat. Investor global maupun regional semakin aktif menanamkan modal pada perusahaan rintisan di berbagai sektor seperti fintech, logistik, agritech, proptech, hingga kecerdasan buatan (AI).
Pekan lalu saja, sejumlah startup di kawasan ini berhasil menggalang pendanaan baru dengan nilai jutaan hingga puluhan juta dolar. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan Timur Tengah semakin menjadi pusat inovasi dan teknologi yang menarik bagi investor internasional.
Beberapa negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menjadi pusat utama pertumbuhan startup karena dukungan pemerintah yang sangat kuat melalui reformasi regulasi, program investasi, dan kebijakan ekonomi baru.
Ledakan Investasi pada Startup AI
Salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan paling cepat adalah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).
Pada tahun 2025:
Pendanaan startup AI di kawasan MENA mencapai $858 juta
Angka ini menyumbang sekitar 22% dari total investasi modal ventura
Jumlah ini hampir dua kali lipat dibanding tahun 2024 yang hanya sekitar 12%
Menurut laporan MAGNiTT, tren ini menunjukkan adanya pergeseran besar dalam strategi investasi, di mana investor kini lebih fokus pada teknologi berbasis AI sebagai fondasi bisnis masa depan.
Dari total pendanaan AI tersebut:
$589 juta diberikan kepada perusahaan AI murni
$269 juta diberikan kepada perusahaan yang menggunakan AI dalam produk mereka
Jumlah transaksi juga meningkat hingga 194 transaksi investasi, yang mencerminkan pertumbuhan pesat ekosistem teknologi di kawasan ini.
Arab Saudi dan UEA Mendominasi Ekosistem Startup
Pendanaan startup di kawasan MENA masih sangat terkonsentrasi di dua negara utama:
Uni Emirat Arab (UEA)
Mengumpulkan sekitar $519 juta investasi AI
Arab Saudi
Mengumpulkan sekitar $235 juta investasi AI
Gabungan kedua negara ini menguasai sekitar 87% dari seluruh pendanaan AI di kawasan MENA.
Dominasi ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang agresif dalam membangun ekonomi berbasis teknologi, termasuk melalui proyek seperti Vision 2030 di Arab Saudi.
Contoh Startup yang Mendapat Pendanaan
Beberapa startup yang berhasil mendapatkan investasi antara lain:
1. Simplified Financial Solutions (SiFi) – Arab Saudi
Startup fintech ini berhasil mengumpulkan $20 juta dalam pendanaan Seri A.
Perusahaan ini menyediakan layanan:
kartu perusahaan
manajemen pengeluaran bisnis
pelaporan keuangan otomatis
Dana tersebut akan digunakan untuk:
ekspansi pasar
pengembangan fitur AI
peningkatan platform keuangan bagi startup dan UKM.
2. Safqah Capital – Arab Saudi
Startup fintech dan proptech ini berhasil memperoleh $15,2 juta pendanaan awal.
Fokus bisnisnya adalah:
pembiayaan properti berbasis syariah
membantu pengembang kecil dan menengah mendapatkan akses pembiayaan.
Dana baru ini akan digunakan untuk:
memperluas kapasitas pembiayaan
meningkatkan platform digital
mengembangkan sistem analisis risiko berbasis AI.
3. InvestSky – UEA
Startup ini berhasil mengumpulkan $4 juta pendanaan awal dan memperluas operasinya ke Arab Saudi.
InvestSky menawarkan platform social trading, yang memungkinkan investor ritel membeli saham:
Saudi
Amerika Serikat
Ekspansi ke Saudi juga didukung oleh izin eksperimental dari Otoritas Pasar Modal Saudi.
4. Tactful AI – Mesir
Startup teknologi ini memperoleh $1 juta pendanaan pra-Seri A.
Perusahaan ini mengembangkan sistem AI berbasis agen yang mampu:
menangani permintaan pelanggan
mengotomatisasi layanan pelanggan
meningkatkan pengalaman konsumen.
5. Routech Express – Arab Saudi
Startup logistik ini mendapatkan $1 juta pendanaan awal.
Platform mereka memungkinkan pengguna:
membandingkan harga pengiriman
memesan jasa logistik
melacak pengiriman secara digital.
Dukungan Pemerintah untuk Startup
Selain investasi swasta, pemerintah di kawasan MENA juga semakin aktif membangun ekosistem startup.
Contohnya Mesir, yang meluncurkan program besar bernama Egypt Startup Charter.
Program ini menargetkan:
mobilisasi dana hingga $1 miliar
mendukung 5.000 startup
menciptakan sekitar 500.000 lapangan kerja dalam lima tahun.
Program tersebut juga menyediakan:
insentif pajak
dukungan regulasi
akses pembiayaan
program percepatan bisnis.
Timur Tengah Menjadi Magnet Startup Dunia
Pertumbuhan startup di kawasan MENA menunjukkan bahwa Timur Tengah tidak lagi hanya dikenal sebagai pusat minyak dan energi.
Kini kawasan ini berkembang menjadi pusat inovasi teknologi, investasi, dan kewirausahaan baru.
Dengan:
dukungan pemerintah
masuknya investor global
pertumbuhan sektor AI
peningkatan ekosistem startup
diperkirakan investasi teknologi di kawasan ini akan terus meningkat tajam pada tahun 2026 dan seterusnya.
Source : Arab News









