Premium Residency Saudi: Jalan Cepat Tinggal di Saudi Tanpa Sponsor
Premium Residency Arab Saudi vs Warga Negara Saudi: Status, Biaya, dan Hak yang Dimiliki
Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir membuka peluang bagi orang asing untuk tinggal lebih bebas melalui program Saudi Premium Residency Program (الإقامة المميزة). Program ini sering disebut sebagai “green card-nya Saudi” karena memberikan izin tinggal tanpa sponsor (kafala). Namun banyak orang masih bertanya: berapa biayanya, apakah bisa diwariskan ke anak, dan apakah statusnya setara dengan warga negara Saudi?
Apa Itu Premium Residency Arab Saudi?
Premium Residency adalah izin tinggal khusus bagi orang asing yang ingin tinggal, bekerja, atau berinvestasi di Arab Saudi tanpa bergantung pada sponsor perusahaan. Program ini dikelola oleh Saudi Premium Residency Center.
Dengan status ini, seseorang dapat:
Tinggal di Saudi tanpa sponsor kerja
Membawa keluarga untuk tinggal bersama
Membuka usaha
Memiliki properti tertentu
Keluar masuk Saudi tanpa batasan visa kerja
Program ini dibuat untuk menarik investor, profesional, dan pengusaha dari seluruh dunia.
Biaya Premium Residency
Ada dua jenis utama Premium Residency yang bisa dipilih.
1. Limited Duration Premium Residency
Jenis ini memiliki masa berlaku terbatas.
Biaya: SAR 100.000 per tahun
Berlaku: 1 tahun
Bisa diperpanjang setiap tahun
Jenis ini cocok untuk orang yang ingin mencoba tinggal di Saudi atau belum yakin tinggal jangka panjang.
2. Unlimited Duration Premium Residency
Jenis ini bersifat permanen.
Biaya: SAR 800.000 sekali bayar
Berlaku: seumur hidup
Tidak perlu diperpanjang
Pilihan ini biasanya diambil oleh investor atau pengusaha yang ingin menetap lama di Saudi.
Selain itu terdapat biaya administrasi awal sekitar SAR 4.000 untuk proses pengajuan.
Apakah Premium Residency Bisa Diturunkan ke Anak?
Banyak orang mengira Premium Residency bisa diwariskan seperti kewarganegaraan, tetapi kenyataannya tidak bisa.
Anak dari pemegang Premium Residency memang bisa tinggal di Saudi sebagai tanggungan, tetapi ada batasan:
Anak di bawah 21 tahun dapat tinggal bersama orang tua sebagai dependent.
Anak di atas 21 tahun harus mengajukan izin tinggal sendiri.
Status Premium Residency tidak diwariskan secara hukum.
Jika pemegang Premium Residency meninggal dunia, maka status tersebut tidak otomatis berpindah ke keluarga.
Perbandingan Status: Premium Residency vs Warga Negara Saudi
Walaupun Premium Residency memberikan banyak kemudahan bagi orang asing, statusnya tetap berada di bawah warga negara Saudi.
Warga Negara Saudi
Warga negara memiliki hak penuh dalam negara, seperti:
Hak politik
Akses pekerjaan pemerintahan
Subsidi dan tunjangan negara
Beasiswa pendidikan
Perlindungan diplomatik penuh
Kewarganegaraan yang bisa diwariskan kepada anak
Status ini adalah status hukum tertinggi di Saudi.
Pemegang Premium Residency
Pemegang Premium Residency memiliki beberapa hak istimewa, seperti:
Tinggal tanpa sponsor
Membuka bisnis
Memiliki properti tertentu
Membawa keluarga
Bebas keluar masuk Saudi
Namun mereka tidak memiliki hak politik, tidak mendapat subsidi negara, dan statusnya tidak diwariskan ke anak.
Sudut Pandang
Premium Residency adalah program yang sangat menarik bagi pengusaha, profesional, dan investor yang ingin tinggal atau berbisnis di Arab Saudi tanpa sponsor kerja. Dengan biaya sekitar SAR 100.000 per tahun atau SAR 800.000 sekali bayar, seseorang bisa mendapatkan kebebasan tinggal yang jauh lebih luas dibandingkan visa kerja biasa.
Namun penting dipahami bahwa Premium Residency bukan kewarganegaraan. Status tertinggi tetap dimiliki oleh warga negara Saudi, karena mereka memiliki hak politik, perlindungan negara penuh, dan status yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan kata lain, Premium Residency memberikan kebebasan tinggal dan berusaha, tetapi tidak menggantikan status sebagai warga negara Saudi.
Source : Al Arabiya









