Kinerja Ekonomi Arab Saudi Pada Tahun 2021
Kinerja Ekonomi Arab Saudi Pada Tahun 2021
Ekonomi Arab Saudi pulih pada tahun 2021 setelah tahun yang sulit akibat pembatasan pandemi, seiring dengan diluncurkannya kampanye vaksinasi nasional, regional, dan internasional yang juga berdampak pada peningkatan ekspor minyak.
Kuartal pertama tahun 2021 menyaksikan peningkatan nilai dan volume ekspor Arab Saudi untuk kuartal ketiga berturut-turut dan mencapai level tertinggi sejak kuartal keempat tahun 2019 menurut data resmi yang diterbitkan oleh pemerintah.
Pada kuartal kedua tahun 2021, terjadi penurunan angka pengangguran yang signifikan di kalangan warga negara Kerajaan Arab Saudi, yaitu menjadi 11,3 persen. Penurunan ini dapat dikaitkan dengan upaya berkelanjutan pemerintah untuk meningkatkan lapangan kerja bagi warga negara di sektor swasta.
Ekspor tumbuh dengan laju tahunan sebesar 123 persen menurut Otoritas Umum Statistik (GASTAT ). Ini merupakan tingkat pertumbuhan tahunan tertinggi sejak 2018. Pada bulan Juni, nilai ekspor minyak Arab Saudi meningkat sebesar 123 persen menjadi SAR 61,5 miliar (USD 16,4 miliar) dibandingkan tahun sebelumnya.
Sorotan utama pada kuartal ketiga tahun 2021 adalah surplus anggaran dan penurunan inflasi yang menyebabkan nilai ekspor minyak mencapai SAR 206,6 miliar (USD 55,1 miliar) karena sektor tersebut menikmati peningkatan permintaan dan harga yang lebih tinggi. Hal ini menyebabkan produk domestik bruto (PDB) Arab Saudi melonjak sebesar 7 persen ke level tertinggi sejak tahun 2012.
Kementerian Keuangan mencatat surplus anggaran triwulanan pertama sebesar SAR 6,7 miliar (USD 1,8 miliar) sejak kuartal pertama tahun 2019. Perbaikan ini didorong oleh harga minyak yang tinggi dan pemotongan belanja sosial pemerintah. Sebaliknya, tingkat inflasi tahunan Arab Saudi mencapai level terendah dalam 20 bulan, yaitu 0,3 persen pada bulan Agustus. Lebih lanjut, sektor swasta mengalami pertumbuhan terkuat pada bulan September sejak tahun 2015, menurut IHS Markit, didorong oleh pesanan baru seiring kembalinya konsumen setelah pelonggaran pembatasan terkait pandemi.
Kuartal keempat tahun 2021 menyaksikan kelanjutan peningkatan produksi minyak dengan ekspor mencapai level tertinggi sejak April 2020 pada bulan Oktober.
Source : businessstartupsaudiarabia





