Diversifikasi ekonomi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi Arab Saudi
Diversifikasi ekonomi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi Arab Saudi
Diversifikasi ekonomi merupakan kunci bagi pembangunan Kerajaan Arab Saudi dan diversifikasi perekonomian. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang akan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi negara.
Statistik terbaru menunjukkan bahwa negara tersebut terus melakukan diversifikasi sumber pendapatan. Pada tahun 2020, produk domestik bruto (PDB) non-minyak mencapai 59% dari total PDB dibandingkan dengan 55% pada tahun 2016. PDB sektor swasta meningkat dari 39% pada tahun 2016 menjadi 41% pada tahun 2020.
Peningkatan ini terkait dengan pengeluaran pemerintah yang signifikan dan penyediaan peluang tambahan bagi sektor swasta. Perubahan yang paling menonjol adalah peningkatan keberlanjutan keuangan, peningkatan efisiensi pengeluaran, pengembangan sektor keuangan, dan privatisasi.
Pada saat yang sama, pemerintah sedang memajukan serangkaian proyek besar di bidang-bidang vital. Ini termasuk proyek-proyek di bidang energi terbarukan, teknologi, pendidikan, logistik dan dukungan logistik, serta hiburan dan rekreasi. Pariwisata akan menjadi penggerak lainnya dan perkembangan terkini mencakup ekowisata di Laut Merah, pariwisata rekreasi, dan peningkatan kapasitas untuk menampung para peziarah agama.
Program Keseimbangan Fiskal (FBP) menunjukkan bahwa pendapatan non-minyak telah tumbuh dari SAR 166 miliar (USD 44,3 miliar) pada tahun 2015 menjadi SAR 369 miliar (USD 98 miliar) pada tahun 2020. Program ini meningkatkan tingkat perencanaan keuangan, kualitas kinerja anggaran, dan membantu Otoritas Efisiensi Pengeluaran & Proyek Pemerintah dalam mencapai penghematan biaya sebesar SAR 430 miliar (USD 115 miliar). Lebih lanjut, peningkatan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 5% menjadi 15% akan menambah pendapatan yang signifikan, sementara pemerintah memiliki aset penghasil pendapatan besar lainnya di dalam dan luar negeri.
Rencana privatisasi telah menyediakan lebih dari 160 peluang di 16 sektor utama yang meliputi pemerintahan daerah, perumahan, kesehatan, pendidikan, lingkungan, air, pertanian, tenaga kerja, komunikasi, teknologi informasi, media, olahraga, industri, dan pertambangan.
Sektor keuangan telah menyaksikan implementasi berbagai inisiatif. Misalnya, Program Pengembangan Sektor Keuangan meningkatkan pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) yang pada gilirannya membantu 611 UKM untuk mendapatkan pendanaan sebesar SAR 642 juta (USD 171 juta). Negara ini membuka Bursa Efek Saudi (Tadawul) yang muncul dalam indeks pasar global seperti MSCI, S&P Dow Jones, dan FTSE Russell. Selain itu, pasar derivatif diluncurkan dan volume perdagangan di pasar obligasi domestik sekunder melebihi SAR 70 miliar (USD 18,6 miliar) pada tahun 2020 dibandingkan dengan SAR 10 miliar (USD 2,66 miliar) pada tahun 2019.
Source : businessstartupsaudiarabia





