Bertahan di Era Modern, Ini Kunci Keberhasilan PT Air Mancur
Bertahan di Era Modern, Ini Kunci Keberhasilan PT Air Mancur
Dengan kekuatan di bidang R&D itulah PT. Air Mancur kini berhasil mengembangkan berbagai jenis produk jamu dengan variasi yang sangat beragam, mulai dari produk jamu bubuk, jamu kapsul, jamu pil/tablet dan jamu cair. Selain itu, dalam rangka diversifikasi usaha, PT Air Mancur juga memproduksi dan memasarkan produk-produk kosmetik, minuman kesehatan, mother care, baby care, fitofarmaka, dan food supplement herbal, seperti produk madu rasa, minyak telon, param kocok, bedak Harum Sari dan Lulur Putri Ayu.
Produk-produk jamu PT Air Mancur sudah sejak lama dikenal konsumen, bahkan beberapa diantaranya berhasil menempati posisi market leader. Hingga saat ini PT Air Mancur telah merilis lebih dari 20 merek produk jamu dengan berbagai variannya. Beberapa produk jamu produksi PT Air Mancur diberi merek Air Mancur, tetapi ada juga beberapa produk jamu lainnya yang dijual dengan menggunakan merek lain, namun tetap ada label Air Mancur-nya.
Beberapa produk jamu PT Air Mancur yang sudah banyak dikenal di pasar antara lain jamu bubuk dan jamu bersalin dengan merek Air Mancur, jamu kapsul dengan merek Ben Kwat untuk pria, jamu kapsul Mustika Rapet untuk wanita, jamu tablet Stop Diar untuk menghentikan diare, jamu kapsul dan jamu bubuk Pro Urat untuk penyakit asam urat, jamu kapsul/tablet Pro Linu untuk mengobati pegel linu dan jamu cair Orangin untuk mengobati masuk angin.
Walaupun banyak produk jamu buatan PT Air Mancur kini sudah diproduksi secara modern dengan menggunakan peralatan dan mesin berteknologi mutakhir, namun untuk menjaga keseimbangan tenaga kerja, PT Air Mancur sampai kini masih mempertahankan cara produksi tradisional untuk beberapa jenis produk jamu. Hal itu ditujukan agar perusahaan dapat tetap menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Langkah pengembangan teknologi produksi juga diselaraskan dengan program pensiun karyawan. Biasanya penambahan mesin produksi tidak dilakukan secara sekaligus melainkan dilakukan bertahap bersamaan dengan dimulainya masa pensiun karyawan. Dengan demikian pengalihan cara produksi dari cara tradisional ke cara modern tidak menimbulkan gejolak baik bagi karyawan maupun bagi perusahaan. Sedapat mungkin kami menghindari terjadinya rasionalisasi sebagai dampak dari penggunaan mesin-mesin modern ini, tutur Victor.
Diakui kultur kerja di industri jamu sangat unik. Kultur yang sudah terbangun sejak lama itu diwarnai rasa kekeluargaan yang sangat tinggi antara karyawan dengan pihak manajemen perusahaan. Karena itu, hingga saat ini tidak pernah terdengar adanya gejolak ketenagakerjaan di PT Air Mancur, karena semua hak-hak buruh sudah terpenuhi.
PT Air Mancur kini mempekerjakan 1.200 karyawan di empat pabrik yang berlokasi di Solo dan Wonogiri, Jawa Tengah. Satu pabrik jamu di Solo khususnya untuk pengerjaan bahan baku dan pengemasan, satu pabrik jamu lagi di Wonogiri untuk kegiatan ekstraksi. Sementara itu, satu pabrik kosmetik berlokasi di Solo dan satu pabrik madu berlokasi di Wonogiri. Cikal bakal pabrik jamu milik PT Air Mancur yang didirikan para pendiri PT Air Mancur pada tanggal 23 Desember 1963 berlokasi di Wonogiri.
Source : Majalah KINA





