Arab Saudi Adalah Lahan Subur Bagi Kisah Sukses
Arab Saudi Adalah Lahan Subur Bagi Kisah Sukses
Berita terbaru dari Arab Saudi menunjukkan bahwa negara tersebut memiliki banyak potensi bagi para pengusaha , perusahaan rintisan, dan perusahaan yang sedang berkembang dari seluruh dunia. Negara ini merupakan lahan subur bagi kisah sukses seperti Tamara dan Opontia.
Tamara dari Arab Saudi , salah satu kisah sukses di bidang FinTech, berencana untuk memperluas jangkauannya secara regional dan internasional setelah menyelesaikan putaran pendanaan Seri A sebesar SAR 412,5 juta (USD 110 juta).
Perusahaan ini diluncurkan pada tahun 2020 dan mendukung lebih dari 1.000 pedagang, termasuk Namshi, Floward, SACO, Nice One, Whites, dan Nejree. Ini adalah perusahaan Beli Sekarang Bayar Nanti (BNPL) pertama yang terdaftar dalam program Sandbox Bank Sentral Saudi (SAMA) dan mengklaim sebagai penyedia BNPL dengan pertumbuhan tercepat di negara tersebut. Perusahaan ini menawarkan konsumen cara baru untuk membayar dengan membagi saldo menjadi tiga pembayaran atau membayar setelah tiga puluh hari.
Pasar BNPL global diperkirakan akan tumbuh sebesar 400 persen menjadi sekitar SAR 2,55 triliun (USD 680 miliar) pada tahun 2025. Tamara berupaya menembus pasar regional dengan meluncurkan produk baru di bidang baru untuk mendukung lebih banyak mitra.
Startup lain yang berbasis di Riyadh, Opontia, telah mengumpulkan pendanaan sebesar SAR 75 juta (USD 20 juta), yang merupakan salah satu putaran pendanaan tahap awal terbesar hingga saat ini di kawasan MENA.
Didirikan pada Maret 2020, model bisnis Opontia adalah mengakuisisi dan mengembangkan merek e-commerce yang paling menjanjikan. Perusahaan ini didirikan untuk memungkinkan para pengusaha e-commerce mewujudkan potensi merek mereka. Perusahaan menyadari bahwa banyak pengusaha mengalami hambatan dalam hal pertumbuhan karena keterbatasan modal kerja, operasional, logistik, dan manajemen. Opontia memiliki kantor di Dubai dan berencana untuk membuka kantor di Istanbul, Kairo, dan Lagos. Mereka telah merekrut tim ahli dan spesialis dari Amazon, Noon, McKinsey, Uber-Eats, dan Namshi.
Source : businessstartupsaudiarabia




